Friday, January 22, 2016

JUWITA BUKAN PERMATA

Lama suda aku kembara,
mencari dia si Juwita,
entah bila akan bersua,
bertemu dan bertentang mata.

Bila ketemu lupa semua,
sungguh indahnya fatamorgana,
akidah agama terjual semua,
hilang akal hilang minda,

Indah Juwita cuma seketika,
memberi madu memesongkan jiwa,
lalu tuhan menjadi murka,
memberi hidayah menyelamatkan hamba,

Hati dulu pernah parah,
hancur pecah berkecai patah,
terasa diri begitu lemah,
dipendam dalam menjadi barah.

Pemilik hati suda pasrah,
mengejar Juwita tersungkur rebah,
menangis mengadu di atas sejadah,
mendidik diri menjalankan amanah,

Lalu tuhan memperkenankan doa,
pucuk dicita ulam yang tiba,
rupanya Juwita bukan permata,
digantikan dengan bidadari syurga,

Usah mengejar cinta manusia,
yang sementara penuh dusta,
kejarlah cinta yang maha esa,
bahagia di dunia dan di akhirat sana.


No comments:

Post a Comment